Berisi Pengetahuan, Artikel, Tutorial, dan Tips yang Bermanfaat dan Berguna.

Header Ads

Visitors

Followers

Wednesday, May 30, 2012

Apa Itu Printer Kartu


Printer Kartu atau ID Card Printer sering juga disebut sebagai Printer Kartu PVC (plastic-card printers), adalah alat pencetak khusus ID Card. ID Card Printer yang bekerja melalui pemanasan ribbon oleh element print head. Terdapat beberapa pabrikan pembuat yaitu Fargo, Zebra, Datacard, Evolis, Nisca, Hiti, dsb.
Dalam hal ini printer kartu berbeda dengan beberapa printer lain, misalnya, label printer yang memiliki supply feed kontinyu. Dimensi kartu biasanya 85,60 × 53,98 mm, di bawah standar ISO 7816 sebagai ID-1. Format ini juga digunakan dalam EC-card, kartu telepon, SIM Uni Eropa dan kartu asuransi kesehatan. Kartu ini sering dikenal sebagai format kartu perbankan. Printer kartu dikendalikan oleh driver printer yang sesuai dengan bahasa pemrograman tertentu.

Info lebih lanjut bisa kunjungi di : printerkartu.com atau apa itu printer kartu

Arti Dari Font Barcode


Untuk memahami tentang font barcode, terlebih dulu kita harus paham tentang cara kerja barcode. Secara ringkas diterangkan sebagai berikut:

Barcode dibuat oleh garis yang berbentuk batang dengan urutan dengan ketebalan tertentu yang dapat di baca atau di scan menggunakan tipe sensor photo. Sensor membaca barcode lalu sebuah sinyal akan terkirim ke computer atau jaringan (network). Metode scanning akan menentukan ukuran antar setiap batang dan jarak kemudian menterjemahkannya dalam bentuk karakter.
Setiap pola batang didalam kode direpresentasikan oleh sebuah karakter. Semua barcode bermula dengan karakter awal yang unik dan berakhir dengan karakter yang unik pula. Dengan demikian peralatan scanning dapat menentukan arah kode mana yang di scan, apakah dari muka atau belakang. Hal ini merupakan kelemahan suatu barcode dan dinamakan sebagai penjumlahan karakter atau checksum character. Karakter ini disisipkan sebelum karakter akhir dalam suatu barcode. Cheksum/penjumlahan digit karakter di tabulasikan dari karakter lain dalam barcode tersebut dan jika hasil peralatan scanning tidak cocok dengan checksum maka ini pertanda ada yang salah.
Terdapat beberapa standard yang dapat diikuti dalam barcode. Standard ini dinamakan dengan symbology atau penyimbolan dan setiap simbol memiliki maksud tertentu. Misalnya kebanyakan produk retail menggunakan UPC dan semuanya berupa angka. Ada juga yang dinamakan Code 39 yang berisi kombinasi simbol, huruf besar dan angka. Kode ini diterima secara luas diseluruh dunia.

Untuk lebih lanjunya kunjungi di : http://printerkartu.com/arti-dari-font-barcode/